Rabu, 20 Januari 2010

Harley Davidson History dengan gambar Dokumentasi Visual The Old School











Hell's Angels terkenal ke seantero jagat (ada 100 chapter di seluruh dunia dan sepertiganya di Amerika Serikat). Namun sekaligus sangat misterius. Baru Ralph ''Sonny'' Barger, lewat buku berjudul Hell's Angel, yang bisa menceritakan sepak terjang mereka. Sonny sendiri anggota klub itu.''Hell's Angels adalah sekumpulan laki-laki yang bersedia mati untuk teman-temannya apa pun taruhannya,'' kata Sonny. Walau terkesan eksklusif, pengaruh Hell's Angels jelas signifikan. ''Merekalah yang menjadi pionir modifikasi Harley-Davidson menjadi motor-motor seram,'' kata Sonny.Nama Hell's Angels makin terkenal setelah insiden di konser Rolling Stones, November 1969. Pada konser di Altamont Raceway itu, Stones meminta Hell's Angels menjadi satpam. Konser itu diwarnai insiden yang berpuncak ketika seseorang naik ke panggung sambil mengacungkan pistol. Seorang anggota Hell's Angels tertembak. Pria berpistol itu mati ditusuk anggota Hell's Angels lainnya.Selain Hell's Angels, nama Arlen Ness juga tak bisa dipisahkan dari perjalanan Harley-Davidson. Ness adalah seorang perajin aksesori khusus Harley-Davidson. Ness menjadi acuan buat penggemar Harley-Davidson dalam meng-customize motornya.Ness memulai bisnisnya di garasi rumahnya pada 1967. Modal Ness waktu itu satu unit Harley-Davidson yang dibeli dengan uang hasil memenangkan turnamen boling. Motor itu tak bertahan lama dengan desain aslinya. Dengan modal cat semprot, Ness mengecat ulang motor tersebut. Hasil kerjanya kemudian dibawa ke sebuah turnamen dan sukses meraih penghargaan pertama.Lebih Hebat dari Intel dan General ElectricSESUDAH itu, banyak pesanan pengecatan mengalir. Semua order dikerjakan Ness mulai sore hingga lewat tengah malam. Pasalnya, Ness masih jadi pekerja kantoran. Akhirnya, pekerjaan itu dilepaskan Ness. Pada 1973, Larry Kauferman, editor majalah Custom Bike, melihat kreasi Ness. Menurut dia, Ness punya keunikan yang tak dimiliki pemodifikasi lain.Ness kemudian tak hanya berkutat di urusan cat-mengecat. Ia merambah ke pembuatan aksesori dan modifikasi mesin serta sasis. Dalam membuat onderdil custom, Ness memegang pakem ''always innovate, never imitate''. Dari majalah Custom Bike, wajah Ness muncul di majalah-majalah lain seperti Hot Bike, Easy Rider, American Iron, dan banyak lagi.Selama hampir 1000 tahun, Harley-Davidson mempertahankan sistem pendingin mesin tradisional mereka, yaitu menggunakan udara. Baru pada Oktober 2001, Harley-Davidson memperkenalkan V-Rod, yang menggunakan air sebagai pendingin mesin. V-Rod adalah hasil kolaborasi Harley-Davidson dengan Porsche.FPRIVATE "TYPE=PICT;ALT=Harley Davidson (AP Photo)"
Peluncuran V-Rod ini berkaitan dengan usaha Harley-Davidson merebut pasar muda Amerika Serikat yang kepincut berat motor Ducati buatan Italia yang dianggap memiliki desain seksi. Selain itu, Harley-Davidson juga berusaha merebut pasar muda Eropa, yang lebih memilih motor-motor buatan BMW.Jawaban Harley-Davidson adalah sebuah motor yang seluruh badannya diluluri krom dan aluminium. Motor seharga US$ 17.000 itu memiliki 110 tenaga kuda. Karena menggunakan pendingin air, mesin bisa dipaksa sampai putaran tinggi. Ini membuat V-Rod dapat dipacu sampai 225 kilometer per jam. V-Rod terbukti mampu membuat peminatnya antre. Eddie Irvine, pembalap Formula 1, adalah salah satunya. Baru beberapa hari setelah peluncuran V-Rod, Irvine sudah wara-wiri di lapangan parkir sirkuit dengan motor ini.Tahun lalu, majalah Forbes mendaulat Harley-Davidson Motorcycle Co sebagai ''Company of the Year''. Menurut Forbes, tahun itu banyak perusahaan yang dirundung malang, tapi Harley-Davidson mencatat pertumbuhan penjualan sebanyak 15% menjadi US$ 3,3 milyar. Pendapatan juga mengalami peningkatan sampai 26% menjadi US$ 435 juta.Saham perusahaan yang menaungi 8.000 karyawan ini di lantai bursa meningkat sebanyak 41% pada 2001, ketika indikator saham S&P mencatat penurunan sebanyak 15%. Faktanya, sejak masuk bursa pada 1986, pendapatan tahunan Harley-Davidson meningkat sebanyak 37%. Dan sejak Harley-Davidson masuk bursa, sahamnya mengalami peningkatan 15.000%. Bandingkan dengan Intel, misalnya, yang ''hanya'' mencatatkan peningkatan sebesar 7.200%. Atau General Electric yang 1.056%.

Kamis, 31 Desember 2009


Bersaing dengan IndianPADA 1948, produksi Harley-Davidson menjadi 31.163 unit. Tahun itu, Harley-Davidson kembali memperkenalkan inovasi barunya, yaitu mesin 74 inci kubik yang dilengkapi hydraulic valve lifters dan cylinder head aluminium. Mesin ini disebut The Panhead karena tutup kepala silindernya menyerupai penggorengan terbalik.
Memasuki 1950-an, generasi kedua keluarga pendiri mulai menjadi motor penggerak perusahaan itu. Ketika merayakan hari jadi ke-50, Harley-Davidson tinggal sendirian di pasar motor Amerika. Pesaing tradisionalnya, Indian, sudah gulung tikar.
Pada 1957, Harley-Davidson memperkenalkan The Sportster, yang disebut-sebut sebagai The Father of Superbikes, biangnya motor besar. Setahun kemudian, Harley-Davidson memperkenalkan Duo Glide, yang menggunakan suspensi belakang hidrolik untuk melengkapi suspensi depan yang menggunakan model garpu.
Berikutnya, pada 1963, Harley-Davidson mengadopsi penggunaan fiberglass ke dalam motor-motornya. Untuk keperluan ini, mereka membeli 60% saham Tomahawk Boat Manufacturing Co, produsen fiberglass di Wisconsin.
Tahun 1950-1960 juga ditandai dengan hadirnya komunitas bikers, yang memperkenalkan budaya pengendara motor. Mereka gampang dikenali karena menggunakan jaket kulit, penuh tato, dan berambut panjang. Citra Wild Ones ini diperkenalkan Marlon Brando lewat film berjudul sama.
Komunitas resmi Harley-Davidson sendiri baru didirikan pada 1983, dengan nama Harley Owner Group (HOG). Ini menjadi komunitas pemilik Harley-Davidson terbesar yang disokong langsung oleh produsen. Saat ini, jumlah anggota HOG mendekati satu juta orang di seluruh dunia.
Masa Gelap Akibat MergerPADA 1965, Harley-Davidson masuk bursa. Empat tahun kemudian, American Machine and Foundry (AMF) melakukan merger dengan Harley-Davidson. Namun, masa merger ini dianggap sebagai masa paling gelap dalam sejarah Harley-Davidson. Pasalnya, pada 1970 dan 1980, motor buatan Jepang yang harganya sangat murah memasuki pasar.
Ketika Honda, Kawasaki, dan Suzuki masuk pasar Amerika Serikat, pangsa pasar Harley-Davidson turun drastis. Dari semula 80% pada 1969, menjadi 20% sepuluh tahun kemudian. Penurunan pangsa pasar itu membuat gerah sejumlah eksekutif Harley-Davidson. Mereka pun mencari jalan untuk menyelamatkan perusahaan.
Untuk mengembalikan Harley-Davidson ke khitahnya, mereka mengajukan proposal ke Citicorp. Dengan sokongan dana US$ 80 juta dari Citicorp, mereka membeli kembali saham yang dikuasai AMF (Citicorp menjual saham itu ke Heller-Financial Corporation pada 1986). Konsep dan filosofi produksi dan jualan Harley-Davidson pun diperbaiki.
Semula, motor Harley-Davidson adalah produk yang terjangkau dan mudah dipakai serta dimodifikasi. Itu diubah dengan menjadikan Harley-Davidson produk mahal dan onderdilnya sulit dicari. Untuk mengganti lampu belakang, misalnya, pemilik motor Harley-Davidson tak bisa cuma membeli batoknya. Tapi harus membeli keseluruhan sepatbornya.
Selain Marlon Brando, sejumlah selebriti menjadikan motor Harley-Davidson bagian dari penampilan mereka. Baik di layar lebar, layar kaca, maupun dalam kehidupan sehari-hari. Pada 1956, Elvis Presley, si Raja Rock ‘n’ Roll, dan sebuah motor Harley-Davidson menjadi sampul majalah Enthusiast.
Pertengahan 1990-an, Arnold Schwarzeneger tampil dengan Harley-Davidson di film Terminator. Aksi Lorenzo Lamas dan Harley-Davidson Softail bertangki bensin kuning dengan lidah api merah dalam film serial Renegade juga menjadi tontonan favorit pada akhir 1990.
Aktor Keanu Reeves juga sempat membagikan 12 unit Harley-Davidson, yang total harganya mencapai US$ 200.000, kepada semua pemeran pengganti film Matrix Reloaded. Menurut Reeves, ini merupakan tanda terima kasihnya kepada para stuntman itu.

Senin, 21 Desember 2009

Sejarah Panjang Harley Davidson




Mulai dengan Mesin 60 cc
Pada 1906, perusahaan itu pindah ke Juneau Avenue, menempati ruangan lebih luas. Karena lebih leluasa, tahun itu Harley-Davidson bisa menghasilkan 150 unit motor. Kebanyakan motor mereka dibeli kepolisian setempat. Alasannya, motor Harley-Davidson bisa dipacu dengan kecepatan cukup tinggi, dan lincah.Enam tahun setelah berdiri, Harley-Davidson memperkenalkan mesin dua silinder konfigurasi V dengan sudut 45 derajat. Kapasitas mesin itu 49,5 kubik inci (sekitar 790 cc) dan mampu menghasilkan sekitar tujuh tenaga kuda. Dengan mesin itu, kecepatan 60 mil per jam bisa dicapai. Ketika itu, Harley-Davidson tak mengira mesin model itu bakal jadi salah satu ciri khas produk mereka.Tahun yang sama, Harley-Davidson berhasil menerobos angka produksi 1.000 unit, tepatnya 1.149 unit. Persaingan dari pabrik lain mulai terasa, dua tahun kemudian. Rupanya, sukses Harley-Davidson menjadi inspirasi bagi pabrik lain untuk memulai usaha. Pada 1911, paling tidak muncul sekitar 150 merek motor. Mereka tentu jadi pesaing Harley-Davidson, walaupun tak berat-berat betul.Buktinya, Harley-Davidson tak sulit menambah produksi. Pada 1913, ketika pabrik sudah diperluas, produksi Harley-Davidson hampir mencapai 13.000 unit. Jumlah itu bertambah lagi selama periode 1916 sampai 1918, menjadi sekitar 20.000 unit. Ini terutama karena Pemerintah Amerika Serikat memesan kendaraan roda dua untuk keperluan Perang Dunia I.

Rabu, 16 Desember 2009

Sejarah Panjang Harley Davidson

SEJARAH Harley Davidson sebenarnya dimulai dari niat William Harley dan Arthur Davidson meneruskan ide para pendahulunya, mulai Sylvester Howard Roper sampai Gottlieb Daimler. ''Tujuannya pun sangat sederhana: supaya bisa melahap tanjakan yang ada di daerah Milwaukee, Wisconsin,'' kata William dan Arthur.Bandingkan ini dengan keinginan Roper dan Daimler. Roper mengembangkan motor pertama kali pada 1868. Motor ini menggunakan mesin uap. Walau ciptaan Roper tak mendapat sambutan luas, sejumlah idenya, seperti pedal gas di tangan, banyak diadopsi motor masa depan. Selain mesin bertenaga uap, Roper juga menciptakan mesin dua silinder bertenaga arang.Sementara Gottlieb Daimler dianggap sebagai orang pertama yang benar-benar menciptakan motor pada 1885. Namun, belakangan, Daimler lebih intens berkutat di kendaraan roda empat. Ia dikenal karena persekutuannya dengan Karl Benz membentuk Daimler-Benz Corporation, produsen mobil Mercedes-Benz.Ketika Harley dan Davidson memulai usahanya, sejumlah terobosan penting lain juga sedang berlangsung. Henry Ford sedang bereksperimen menciptakan mobil pertama. Keluarga Wright juga sedang asyik dengan konsep pesawat terbang. Seperti kita tahu, Ford dan Wright akhirnya sukses. Ford dengan mobil model T-nya, dan Wright dengan rintisan awal pengembangan pesawat udara.Di sisi lain, Harley dan Davidson berhasil menciptakan ikon penting dalam sejarah kendaraan roda dua. Terobosan paling pentingnya adalah mesin berkonfigurasi V, yang kemudian juga dikenal dengan Knucklehead, Panhead, Shovelhead, Evolution, sampai Twin Cam. Mesin ini belakangan menjadi acuan bagi perusahaan lain, khususnya dari Jepang, dalam membuat motor besar.